Jangan Sampai Anda Gagal Melatih Anak Tidur Sendiri!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ



“Perintahlah anak-anakmu untuk mendirikan shalat ketika mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah bila enggan mendirikan shalat ketika telah berumur sepuluh tahun dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Abu Dawud)
Sleep training bukan sekadar mengajari anak untuk tidur sendiri dengan tujuan agar orangtua dapat beristirahat lebih nyenyak.



Namun, proses ini diharapkan :


  1. Dapat membuat pola tidur yang baik.
  2. Kemandirian dalam diri si Anak.



Namun bagaimana caranya supaya anak mau?


  • Kapan waktu yang tepat bagi orangtua untuk menerapkan ‘sleep training’ pada anaknya?

  • Bagaimana proses yang harus dilalui si Anak? Apakah usia 5 tahun ke atas masih efektif jika orangtua baru ingin memulai proses ini?


Yuk, kita pelajari lebih dalam dari ahlinya.


Bagaimana kiat-kiat untuk mengetahui cara menerapkan ‘sleep training’ untuk si Kecil!

Hikmah Besar Bisa Tidur Sendiri Ketika Umur & Tahun

Melatih kemandirian dan kedisiplinan serta tanggung jawab anak
Bagian 'sex education' anak
Memaksimalkan perkembangan otak anak
Anak lebih konsentrasi